Selasa, 03 April 2012

PSSI Versi KPSI Ajak Klub IPL Rekonsiliasi

PSSI Versi KPSI Ajak Klub IPL Rekonsiliasi
La Nyalla siap mengembalikan anggota PSSI yang salah jalan akibat bermain di IPL

Sepak Blogger- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) terus melakukan manuver.

Mereka berencana merangkul klub-klub kompetisi Indonesian Premier League (IPL) agar bersedia melebur ke kompetisi Indonesia Super League (ISL).

PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti tersebut, dikukuhkan dalam Kongres Luar Biasa (KLB), Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (18/3).

Menurut La Nyalla, pihaknya siap mengembalikan anggota PSSI yang dianggap sudah salah jalan akibat bermain di IPL.

"Saya akan merangkul klub-klub IPL yang tercatat sebagai anggota sah PSSI. mereka harus dirangkul karena sebenarnya mereka adalah bagian dari kami juga. Terlebih, salah satu hasil KLB adalah menuntut PSSI mengembalikan hasil keputusan Kongres Bali," kata La Nyalla yang menganggap dirinya sah sebagai Ketua Umum PSSI, kepada Bola.net.

Caranya, La Nyala bakal membawa wacana tersebut dalam rapat Eksekutif Komite (Exco) PSSI versi KPSI di Hotel Kempenski, Jakarta, Sabtu (31/3).

"Tentunya, harus mendapatkan persetujuan Exco. Namun, saya yakin mereka akan sepakat dengan wacana yang saya lontarkan," ungkapnya.

Setelah para Exco menyepakati, PSSI versi KPSI tersebut baru akan bergerak cepat dengan mengundang klub-klub IPL. Sayangnya, pihaknya juga belum memberitahukan format rekonsiliasi dan penggabungan kompetisi yang akan dilakukan.

Dari 12 klub yang berlaga di IPL musim 2011/2012, delapan di antaranya adalah anggota sah PSSI. Kedelapan tim tersebut yakni Persijap Jepara, Bontang FC, Persiba Bantul, Persiraja Banda Aceh, dan Semen Padang, Persema Malang, Persibo Bojonegoro dan PSM Makassar. Namun, tiga klub yang disebut terakhir masih dianggap bermasalah lantaran pada musim lalu membelot ke Liga Prima Indonesia (LPI),

Adapun, empat tim yang lain, masing-masing Arema Indonesia, Persija Jakarta, PSMS Medan dan Persebaya Surabaya tidak dimasukkan hitungan karena secara legal formal tidak diakui PSSI versi KPSI. Keempat klub tersebut telah terpecah menjadi dua, yang kini bermain di ISL dan IPL. Karena itu, mereka hanya mengakui klub yang bernaung di kompetisi ISL.

Sementara itu, rapat kedua Exco PSSI versi La Nyalla, Sabtu (31/3), sekaligus akan melakukan pengumuman kabinet.

"Saya harap sesuai jadwal, yakni dimulai pada Pukul 13.00 WIB. Agenda utamanya yaitu soal kepengurusan dan persoalan di dalamnya. Termasuk menentukan posisi Sekertaris Jenderal," tutupnya. 

0 komentar:

Poskan Komentar